Tim Pengabdian Masyarakat BEM FPP UMP melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Ekonomi Sirkular Mina-Tani: Sinergi Pokdakan Mina Perkasa dan KWT Puspa Nindra dalam Pengembangan Sistem Akuaponik Komunal Berbasis Panel Surya untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa.” Kegiatan ini merupakan wujud implementasi program Mahasiswa Berdampak pendanaan Kemdiktisaintek tahun 2025.
Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 9 November 2025, bertempat di Desa Karangduren Kabupaten Purbalingga, dan diikuti oleh anggota Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Mina Perkasa serta Kelompok Wanita Tani (KWT) Puspa Nindra sebagai mitra sasaran pada kegiatan ini. Pelatihan ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan sistem pertanian dan perikanan terpadu yang ramah lingkungan serta bernilai ekonomi tinggi.
Damar Jati Wijaya Presiden BEM FPP UMP menjelaskan dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pelatihan budidaya ikan dan tanaman dengan sistem akuaponik berbasis panel surya, sebuah inovasi yang memadukan efisiensi energi dan prinsip ekonomi sirkular.
“Melalui sistem ini, air dari kolam ikan digunakan kembali untuk menyuburkan tanaman, sementara energi listriknya bersumber dari panel surya, sehingga ramah lingkungan dan hemat biaya,” ungkapnya.
Selain pelatihan teknis, Damar menambahkan peserta juga mengikuti praktek pembuatan produk olahan hasil budidaya, yaitu nugget ikan nila serta minyak esensial dari daun mint. Kedua produk ini diharapkan dapat menjadi alternatif sumber pendapatan baru bagi masyarakat, khususnya anggota Pokdakan dan KWT, dengan memanfaatkan hasil budidaya secara optimal.
Penanggungjawab tim pengabdian masyarakat Ikhsan Pratama menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan dan penguatan ekonomi desa melalui inovasi lokal.
“Konsep ekonomi sirkular yang kami terapkan bertujuan agar tidak ada limbah yang terbuang. Semua hasil kegiatan budidaya dan pertanian dapat dimanfaatkan kembali, baik untuk produksi pangan maupun produk olahan bernilai jual,” ujar Ikhsan Pratama salah satu dosen program studi akuakultur UMP.
Lebih lanjut Ikhsan menyampaikan kegiatan pelatihan ini disambut antusias oleh masyarakat. Ke depan, tim pengabdian masyarakat berencana mendampingi Pokdakan Mina Perkasa dan KWT Puspa Nindra dalam pengembangan unit produksi komunal yang dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi berbasis teknologi ramah lingkungan di wilayah Purbalingga. (Ikp/chy)



